Skip to main content

PT Cicil Solusi Mitra Teknologi menerapkan flat transaksi dan tidak berbunga

     Cicil tidak mengambil bunga dari kredit yang dilakukan oleh mahasiswa, namun ada biaya yang harus dikeluarkan dalam pengambilan kredit online di cicil. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa mulai dari uang muka, biaya transaksi, biaya platform dan margin lender. Semua biaya tersebut di bayar di muka, sebelum penerimaan barang

Sebagai contoh mahasiswa mengambil hape  Xiaomi Redmi 12 8/128 GB dengan harga 1.999.900 maka mahasiswa harus membayar margin lender sebesar Rp113.020 biaya platform sebesar Rp213.914 dan biaya transaksi sebesar Rp24.000 total pembayaran Rp350.934 dengan uang muka sebesar Rp199.900 maka tiap bulannya Rp358.339 selama 6 bulan

1. Biaya margin lender

Layaknya perbankan dan jasa pembiayaan konvensional, CICIL pun harus mengenakan biaya timbal balik atas jasa pembiayaan yang kami berikan kepada mahasiswa untuk membiayai operasional perusahaan. Namun yang membuat kami berbeda dari jasa pembiayaan pada umumnya, kami tidak menerapkan sistem bunga berbunga, namun menggunakan sistem margin. Berikut penjelasannya:

Margin adalah total biaya yang dikenakan atas pembiayaan yang kamu terima.

a.       Tinggi rendahnya margin ini bergantung oleh beberapa faktor, yaitu besarnya uang muka yang kamu bayarkan, lamanya jangka waktu cicilan, profil aplikasimu, dan produk pembiayaan yang kamu pilih. Kamu dapat secara transparan melihat hitungan biaya yang harus kamu tanggung di halaman simulasi cicilan sebelum kamu mengajukan permohonan pembiayaanmu.

b.      Margin tidak sama dengan bunga. Dengan sistem margin, besarnya total biaya yang kamu ajukan akan dibagi rata secara flat ke dalam angsuran bulanan sesuai jangka waktu yang kamu pilih. Hal ini kita lakukan untuk menghindari unsur ketidakpastian, dimana dengan sistem ini nominal pembayaran yang kamu bayar setiap bulan akan selalu sama sesuai dengan skema pinjaman yang telah kamu tentukan di awal perjanjian.

c.       CICIL memastikan margin yang dikenakan sangat terjangkau. Jika dibandingkan dengan jasa pembiayaan lainnya, termasuk rata-rata bunga tahunan kartu kredit dan pembiayaan tanpa agunan lainnya di Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk tunduk terhadap peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan panduan kode etik Asosiasi Fintech Pembiayaan Bersama Indonesia.biaya platform

Margin cicil barang dengan margin pinjaman antara 2% - 3% flat per bulan mencakup seluruh biaya sedangkan cicil uang kuliah dengan margin pinjaman antara 1.5% - 2.7% flat per bulan mencakup seluruh biaya.

2. Biaya platform

Biaya platform atau platform fee adalah biaya yang dikenakan kepada pelanggan setiap memakai layanan Cicil untuk bertransaksi di web atau aplikasi mobile. Biaya ini dikenakan sebagai wujud dukungan pelanggan terhadap  dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Cicil.

1.      Biaya transaksi

Biaya transaksi adalah biaya yang muncul setelah terjadi kegiatan pertukaran. Pertukaran ini dapat berupa pertukaran barang/jasa yang akan dijual ataupun pertukaran informasi mengenai harga barang/jasa atau informasi lainnya yang menyangkut tentang keberlanjutan usaha.

4    Uang muka

Down payment atau uang muka adalah pembayaran secara tunai yang dilakukan ketika ingin membeli barang dan aset yang cukup mahal secara kredit.   

Ketika membeli aset mahal seperti kendaraan atau properti, kemungkinan besar sisa uang yang harus dibayarkan akan dicicil.

Meskipun sudah pasti dicicil, down payment di sini berfungsi sebagai semacam penjamin kepada pihak penjual bahwa kamu akan membayarkan sisa cicilannya. Sebagai pembeli, fungsi down payment adalah untuk mengamankan barang atau jasa yang dibeli tersebut, agar tidak diambil oleh orang lain.

Di beberapa kasus, kamu bisa mendapatkan DP kembali jika memang pembelian dibatalkan dan barang atau jasa yang dibeli belum digunakan. Cara kerja down payment adalah semakin besar nominal yang kamu bayarkan di awal, maka akan semakin kecil cicilan yang harus kamu bayarkan nantinya. Meskipun begitu, hal yang harus menjadi pertimbangan adalah bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya saat melunaskan cicilan tersebut. Semakin sedikit cicilan yang harus dilunaskan, semakin kecil juga bunga yang harus dibayarkan nantinya.

1. Keuntungan down payment besar

a.       Suku bunga rendah Dengan membayar DP besar, kamu akan memiliki tingkat suku bunga yang lebih rendah. Sehingga dalam waktu panjang, kamu bisa mengecilkan pengeluaran untuk membayar bunga selain cicilan setiap bulannya.

b.      Cicilan per bulan lebih kecil Tidak hanya suku bunga yang rendah, karena sudah membayar uang dalam jumlah cukup besar di awal, sisa yang kamu bayarkan dalam cicilan juga jadi kecil.

c.       Kepercayaan untuk melakukan kredit di lain waktu Melakukan down payment dengan jumlah besar juga membantumu untuk mendapatkan kepercayaan dari kreditur. Hal ini tentu akan membantumu ketika ingin melakukan kredit lagi di lain waktu.

2. Keuntungan down payment kecil

a.       Mendapatkan barang dengan biaya kecil. Membayar down payment dalam jumlah kecil juga memungkinkanmu untuk terima barang meski uang belum cukup.

b.      Cicilan sesuai budget yang dimiliki Meski cicilan yang dibayar jadi lebih besar dan durasinya lebih lama, kamu bisa tetap membayarnya sesuai dengan budget yang dimiliki.

c.       Ada sisa uang untuk kebutuhan yang lain Dengan membayar down payment dalam jumlah kecil pun kamu masih punya uang untuk hal atau kebutuhan yang lain.        

Comments

Popular posts from this blog

SEO- Chapter 1 :

Perfect ✅ Thanks for clarifying. Here’s a complete, study-friendly breakdown of Chapter 1 from The Art of SEO: Mastering Search Engine Optimization, 4th Edition by Eric Enge, Stephan Spencer, and Jessica Stricchiola — structured sub-chapter by sub-chapter. Chapter 1: Search—Reflecting Consciousness and Connecting Commerce 1.1 Search: The Invisible Hand Guiding Our Lives Search engines have become central to daily life — people rely on them for answers, guidance, and decisions. Queries represent real human desires and needs ; they are a reflection of collective consciousness. Without search engines, the vastness of the internet would be chaotic and unusable. SEO exists because people depend on search to filter and access relevant knowledge. Key Point: Search is more than technology — it mirrors human thought and curiosity. 1.2 Search as Human Behavior Search is a natural extension of human problem-solving. Queries can be categorized into types of intent : Informational : Seeking know...

SEO chapter 2 :

Got it 👍 Let’s create a structured Chapter 2 summary of The Art of SEO: Mastering Search Engine Optimization, 4th Edition by Eric Enge, Stephan Spencer, and Jessica Stricchiola. Chapter 2 Summary – A Brief History of Search Engines 2.1 Early Days of the Web Pre-Google Search : Before modern search engines, directories like Yahoo! Directory and DMOZ (Open Directory Project) were the main way to find content. Pages were listed manually and organized by categories. Limitations : Manual curation couldn’t keep up with web growth. Listings were subjective, incomplete, and often outdated. Users increasingly demanded automated indexing . 2.2 The First Search Engines Archie (1990) : First tool to index FTP archives. Very primitive—focused on file names, not content. Excite, Lycos, AltaVista, Infoseek : Introduced in the mid-1990s. Began indexing web page content automatically. Still limited in ranking relevance. Key Shift : Move from curated directories to ...

Ethnography as Method and Methodology

Introduction As argued in Chapter 1, methods are presented in research textbooks as pro- cedural rules for obtaining reliable and objective knowledge. One kind of method concerns procedural rules for collecting data, of which ethnography is an example. Ethnography tends to rely on a number of particular data col- lection techniques, such as naturalistic observation, documentary analysis and in-depth interviews. While these methods are used on their own as well, what marks their ethnographic application is that they are used to study a people in a naturally occurring setting or 'field', in which the researcher par- ticipates directly, and in which there is an intent to explore the meanings of this setting and its behaviour and activities from the inside. This is what 'ethnography-understood-as-fieldwork' means. However, the procedural rules that lay down how this is properly done, and which thereby certify the knowledge as reliable and objective, obtain their legitim...